Selamat Datang...Terimakasih -- Telah Berkunjung;tp masih dalam proses,Tapi - Jangan Lupa Bergabung...-- seadanya aja ya,he.."Jangan Menunggu Petang, Jadilah Sesegera Pagi!! -- http://iemaes.blogspot.com/... thank's;

Selasa, 19 Juni 2012

Perempuan Tangguh


             Kerikil-kerikil tajam kau rubah menjadi aspal
Sampah busuk kau rubah jadi permata
Dan harapan menjadi kenyataan

Panas dan dingin
Manis, pahit
Jurang dan terjal
Jadi batu loncatan untuk kekuatan

Tetesan air wudhu dalam kesolehanmu
Dzikir selalu membasahi bibirmu
Semangatmu bagai api yang terang menyala
Bagai batu yang tegar di hempas badai Katrina

Engkaulah perempuan-perempuan tangguh itu…

Oleh :Petang, di kelas,  28 Februari 2012


Akhir Penyesalan



                      Kulihat bulan malam ini tidak menampakan wajahnya
        Awan semakin menghitam
        Dan anginpun seolah-olah berteriak menghempas semua yang ada

             Cukup sudah semuanya
             Sakit pahit di atas penyesalan
             Tak kulihat putih di atas hitam
             Yang ada semuanya menghitam

             Hujanpun turun menghujani hati ini
             Bak api panas, dingin disiram hujan itu
             Biarlah…
             Karena ini yang ku inginkan
             Aku hanya tersandar di akhir penyesalan…

Oleh :Petang, Di Kelas , 28 Februari 2012


Senin, 18 Juni 2012

Muslimah Juga Berpolitik?


Oleh : Petang (Imas Masitoh)
Ketua Kemuslimahan KAMMI Komisariat UPI Kampus Serang

Dewasa  ini selepas memperingati hari Kartini tanggal 21 April kemarin, sedang hangat-hangat banyak orang membicarakan mengenai kesetaran gender. Di tambah lagi muncul adanya RUU KKG, tapi yang akan penulis bahas kali ini mencoba untuk mengawal mengenai bahwa muslimah juga berpolitik?
 Dalam undang-undang Pemilu terakhir (UU No.23/2003), wanita di dorong untuk  berkiprah lebih banyak dalam gelanggang politik. Tapi banyak para muslimah yang mempunyai kemampuan yang hebat lebih memilih di rumah ketimbang menjadi anggota dewan atau politisi perempuan. Mereka menganggap bahwa dunia politik adalah miliknya laki-laki. Apakah benar? Bukankah muslimah juga mempunyai hak keikutsertaan di dalamnya? Di tambah  quota keterwakilan perempuan di parlemen tidak seimbang dengan banyaknya jumlah muslimah di negeri ini.  Sehingga tidak heran kalau banyak muncul  permasalah di negeri ini tak bisa dihilangkan dari perempuan karena  sebagian permasalahannya adalah permasalahan perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, tindak kriminal, penyiksaan TKI, sampai para perempuan yang melontarkan anak-anaknya sendiri serta termasuk masalah nilai yakni banyak perempuan yang tidak memahami konsep perannya karena berbagai pengaruh yang ada. Siapakah yang dapat menyelesaikan semua permasalahan ini?
Ada perempuan karena adanya laki-laki, adanya laki-laki karena ada perempuan sampai dengan bahwa di balik kesuksesan lelaki di baliknya ada yang namanya sosok perempuan. Sungguh Islam sangat memuliakan permpuan sehingga adanya quran surat An-Nisa dan diakui adanya hak-hak pribadi, sampai dengan hak-hak politik perempuan secara utuh dan sempurna.  
Islam memperlakukannya sebagai manusia seutuhnya, yang mempunyai hak dan kewajiban, diberi imbalan pahala bila ia menunaikan kewajiban-kewajibannya dan diberikan kepadanya apa yang menjadi hak-haknya. AlQuran dan Hadits penuh dengan nash-nash yang menegaskan dan menjelaskan makna di atas.(Hasan Al-Banna dalam Risalah An-Nisaa)
Tidak terlepas dari peran muslimah yaitu sebagai anak yang merawat orangtuanya yang sudah tua, sebagai ibu yang merawat dan membesarkan anak-anaknya, sebagai istri yang ia mendampingi suaminya dalam suka dan duka, dan sebagai anggota masyarakat ia juga aktif dalam berdakwah di tengah-tengah masyarakat.(laporan Khusus dalam Majalah Sabili )
Politik adalah kekuasaan atau kepemimpinan. Kekuasaan dan kepemimpinan merupakan ruangan sentral dalam kehidupan. Sabda Nabi Saw.:
Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas apa-apa yang dipimpinnya.”(Al-Hadits)
Ketika Ilam bertujuan untuk membnangun kehidupan yang baik dan di ridhoi Allah Swt., maka kekuasaan dan kepemimpinan menjadi salah satu sasaran penting dakwah.
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia akan sungguh-sungguh menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhoi-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan)mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada menyekutukan sesuatu apapun dengan Aku… “(QS.An-Nuur : 55)
 Politik memang penuh dengan warna-warni, dan di cap sebagai dunia keras. Sampai dengan adanya perebutan kekuasaan kaum pria. Bisa jadi karena hal ini banyak kaum muslimah yang menjauhinya. Padahal dunia politik adalah milik perempuan bukan hanya laki-laki, karena muslimah juga memiliki kepentingan-kepentingan yang belum tentu dapat diwakili oleh laki-laki. Sebagai muslimah di ranah politik untuk menjadi tumpuan harapan  para perempuan sehingga masalah yang berkaitan dengan dirinya dapat diselesaikan.
Kaum perempuan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat memiliki keharusan untuk peduli dan terlibat dalam politik, termasuk urusan kekuasaan dan kepemimpinan. Perhatikan Riwayat berikut ini :
Dari Qais bin Abu Hazim ia berkata bahwa Abu Bakar mendatangi seorang perempuan . perempuan itu berkata : “Apakah yang menetapkan kami atas perkara yang baik ini (Islam), yang didatangkan oleh Allah setelah zaman jahiliyah?”Abu Bakar menjawab:”Yang menetapkan kalian atas perkara (Islam)ini ialah selagi para pemimpin tegak (pada jalan yang benar) besertamu”. Perempuan itu bertanya lagi:”Siapakah para pemimpin itu?”Abu Bakar menjawab:”Tidakkah kaummu memiliki beberapa pembesar dan tokoh yang memerintah mereka, lalu mereka mentaatinya?”Perempuan itu menjawab:”Ya”. Abu Bakar berkata :”Mereka itulah pemimpin atas semua orang.”(HR.Bukhari)
 Mahfud Sidik (2004: 86) aktualisasi peran politik perempuan akan berkaitan erat dengan problematika kehidupan yang secara langsung maupun tidak langsung  berhubungan dengan politik. Aktualisasi peran politik muslimah dalam dakwah bisa dirumuskan :
1.      Ikut serta melakukan penyadaran politik umat, dengan :
a.       Melakukan pendidikan politik dalam keluarga
b.      Melakukan aktivitas pengajaran kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban politik sebagai warga.
c.       Melakukan kativitas dakwah untuk mengembalikan loyalitas umat kepada Islam.
2.      Ikut serta dalam melakukan control terhadap kekuasaan dan kepemimpinan, dengan :
a.       Aktif memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan penguasa.
b.      Melakukan kritik terhadap perilaku dan kebijakan kekuasaan.
3.      Ikut serta dalam proses pembangunan kehidupan politik yang Islami, dengan :
a.       Terlibat dalam pemberdayaan berbagai institusi kemasyarakatan, khususnya institusi sosial-politik.
b.      Berpartisifasi dalam kegiatan politik praktis, dan menjalankan peran-peran kepemimpinan politik.
4.      Berperan aktif dalam pengelolaan opini umum yang Islami, dengan :
a.       Aktif menyebarluaskan pemikiran dan pandangan politik Islami ke masyarakat.
b.      Aktif melakukan pencegahan opini negatif dan melakukan serangan balik opini.
Sungguh besar manfaat yang dapat muslimah ambil, ketika para muslimah sudah faham dengan tugas dan fungsinya mengenai perempuan, untuk itu teruslah mencari ilmu dan memperdalamnya supaya faham tak lupa landasan dari semuanya adalah landasan agama, pemahaman seseorang terhadap nilai agamanya. Sehingga dengan sendirinya muslimah pun akan tau nilai yang ada pada dirinya.
Kebijakan quota perempuan yang tercantum dalam UU pemilu  harusnya bisa di seimbangkan dengan jumlah perempuan yang ada di negeri ini  karena muslimah juga ikut berperan penting dalam politik, sayangnya banyak yang beranggapan bahwa muslimah di parlemen  tidak banyak ikut bergerak maksudnya hanya diam saja termasuk dalam berargumentasi. Padahal sudah  dibuktikan bahwa muslimah juga  tidak kalahnya dengan laki-laki dapat mengurusi dalam ranah politik.
Salah satu contoh muslimah  yang sudah bisa membuktikan kepada publik bahwa  perempuan juga mampu menjalankan amanah politik dengan baik yaitu kiprah  almarhumah Yoyoh Yusroh  sebagai anggota dewan di parlemen, menurutnya, memisahkan perempuan dari politik sama dengan memisahkan masyarakat dari lingkungannya. Keberhasilannya di parlemen menjadi anggota dewan salh satunya  almarhumah dikenal sangat gigih memperjuangkan RUU Pornografi hingga disahkan. Selain itu almarhumah  bisa memerankan dengan baik  perannya sebagai ibu rumah tangga dan politisi. (dakwatuna.com)
Dengan demikian muslimahpun harus ikut berperan dalam politik, dengan tidak  menghapuskan perannya yang lain sebagai muslimah karena dunia politik juga milik para perempuan bukan hanya laki-laki.  Sudah ada buktinya kalau muslimahpun bisa bukan hanya laki-laki. Dalam penciptaan laki-laki dan perempuanpun sma tidak ada bedanya yang menjadi beda diantara keduanya ialah keimanan dan ketaqwaan di hadapan Allah. Dengan jalan ini muslimah bisa membuat agenda perjuangan yang terkait dengan dirinya sebagai seorang perempuan yang mewakili perempuan-perempuan lainnya dan dengan menjadi muslimah di ranah politik baik itu menjadi dewan atau politisi menjadi tumpuan harapan para muslimah di negeri ini. Semangat para Muslimah Indonesia!

TOT Character Building Bandung

Memory Oktober yaang lalu , ini ketika di CiJawene Bandung, Fhoto kelompok

serunya ketika di beri tugas untuk mengibarkan bendera merah putih di tengah kolam semangat 45, sembari memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 0ktober
dari pemuda Indonesia untuk Kejayaan Bangsa!

         Alhmdulillah, saya bisa ikut mewakili dari Prov Banten untuk mengikuti kegiatan ini yang pesertanya
        dari beberapa prov yang ada di pulau jawa dan perempuannya hanya berdua saya dengan teteh saya
                         dari Banten, yang namanya ternyata sama imas juga cuma beda panjangannya.
fhoto ini ketika kami mengikuti upacara Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh menpora dan wakil presiden serta wakil gubernur jawa barat 

TOT Character Building Bandung

Memory Oktober yaang lalu , ini ketika di CiJawene Bandung, Fhoto kelompok

serunya ketika di beri tugas untuk mengibarkan bendera merah putih di tengah kolam semangat 45, sembari memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 0ktober
dari pemuda Indonesia untuk Kejayaan Bangsa!

         Alhmdulillah, saya bisa ikut mewakili dari Prov Banten untuk mengikuti kegiatan ini yang pesertanya
        dari beberapa prov yang ada di pulau jawa dan perempuannya hanya berdua saya dengan teteh saya
                         dari Banten, yang namanya ternyata sama imas juga cuma beda panjangannya.
fhoto ini ketika kami mengikuti upacara Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh menpora dan wakil presiden serta wakil gubernur jawa barat 

Kamis, 31 Mei 2012

Mengapa Anda Memilih Islam Sebagai Agama Anda ?


          Ini merupakan nikmat yang harus saya syukuri, karena saya tidak memilih.Walaupun saya harus memilih saya memilih islam. Alhamdulillah saya di lahirkan dari seorang ibu muslim, ayah dan keluarga muslim beserta orang–orang di sekitar saya. Jadi bisa dikatakan saya termasuk islam keturunan juga karena keadaan di sekeliling tempat tinggal saya hidup bersama islam, dan itu tanpa saya sadari.
         Saya sadar baru sekarang saya memilih islam, alasannya banyak sekali yang bisa di kemukakan, diantaranya islam adalah agama yang membawa rahmat semesta atau yang lebih kerennya rahmatan lil’alamin, Islam mengajak kepada manusia pada tauhid dan menjauhi kemsyrikan. Islam tak sekedar mengatur ruhiyah manusia, tetapi sebuah jalan hidup (way of life) yang mencakup seluruh aspek kehidupan.
Islam juga bukan hanya sekedar identitas saja, tetapi saya amat sedih sekarang masih banyak yang seperti itu. Kewajibannya tidak di laksanakan seperti shalat, puasa dan sebagainya. Apalagi sunnah-sunnahnya. Contohnya masih ada perempuan muslim yang belum melaksanakan kewjibannya yaitu menutup auratnya dengan mengenakan kerudung. Sewaktu di tanya mengapa belum atau tidak mengenakan kerudung? Jawabannya bermacam-macam. Ada yang jawab pakai kerudung itu gerah dan belum siap. Padahal gerahan mana di neraka dengan di dunia Kalau belum siap, siapnya kapan? Mungkin beberapa menit kemudian setelah di tanya itu, ajal menjemput.
       Betapa indahnya Islam, mulai dari cara berpakaian saja di atur. Bagaimana berpakaian atau berpenampilan sesuai dengan syariat Islam. Saya sendiri sebagai perempuan muslim di wajibkan untuk menutup aurat dengan mengenakan kerudung. Manfa’atnya sungguh luar biasa, selain bisa lebih terjaga juga di jaga. dan godaan untuk perempuan yang memakai kerudung atau tidak berbeda, yang saya rasakan sendiri alhamdulillah selama saya memakai kerudung belum ada orang-orang yang berani colak-colek cuma mereka biasanya mengucapkan salam seperti’ asalamualaikum bu haji?”berbeda dengan yang tidak bisa saja di mulai dari suitan atau kicauan dan yang lebih parah lagi sampai colak-colek bagian tubuh.
    Islam mengajarkan saya untuk berbuat baik kepada siapapun, bahkan kalau ada orang yang bertamu ke rumah walaupun kita tau bahwa orang itu musuh kita atau orang jahat, tapi posisi ia adalah sebagai tamu di rumah kita. Maka kita pun harus berbuat baik kepadanya, halnya tamu. Sungguh luar biasa ajaran islam itu, kisah sahabat nabi yang namanya saya lupa lagi. Ketika beliau berperang musuhnya itu hampir kalah. Pedangnya sudah di leher musuh kalu tidak salah begitu, tapi musuhnya meludahinya. Beliaupun tidak jadi membunuhnya. Kenapa? Karena beliau tidak mau membunuh musuhnya dalam keaaan marah, subhanallah. Dari kisah-kisah nabi dan para sahabatnya luar biasa, perlu saya jadikan contoh untuk hidup saya
   Saya sangat tidak setuju dengan dunia yang menganggap bahwa Islam itu identik dengan kekerasan ataupun sebagai teroris. Karena yang saya alami tidak seperti itu, tidak sesuai dengan faktanya, mereka hanya tau dari berita-berita bohong yang menyebar luas untuk menghancurkan Islam. Islam itu tidak keras tapi menyuruh untuk tegas, dimana ketegasan itu di sesuaikan dengan situasi dan kondisi missal saat perang. Terorisme yang mengatasnamakan jihad yang marak sekarang ini terjadi di negeri ini. Saya merasa sedih dan lebih utama tidak setuju. Jihad dengan saling membunuh, pemboman yang korbannya bukan saja orang-orang kafir, tempatnya salah, jihad seperti itu seharusnya di lakukan saat perang.
   Orang-orang kafir di negeri ini harus kita hargai keberadaannya. Mereka juga membayar pajak ke Negara kita. Islam memang menjunjung tinggi untuk berjihad, tapi yang sesuai dengan keadaan sekarang ini yaitu dengan jihad lisan. Harta, hati. Sebenarnya di negeri ini kita sedang perang, perang pemikiran atau yang sering di sebut dengan ghozul fikr dari kaum kafir untuk umat islam itu yang sangat mengkhawatirkan buat saya dan semuanya selaku umat Islam. Jadi saya tidak boleh malas untuk mengkaji islam, harus mengetahui kelemahan-kelemahan mereka, dan harus ada pertahanan dan membentengi diri seperti halnya pemain bola. Saya katakan lagi bahwa Islam bukanlah teroris.
   Sebelum saya mengenal Islam yang saya tahu Islam hanya sekedar shalat, puasa ataupun yang ada dalam rukun islam itu. Ternyata tidak demikian masih ada rukun iman yang enam yaitu iman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab, rasul, hari kiamat dan iman kepada khodo dan khodar. Keduanya ini saling berkaitan dan jika sudah ada keyakinan harus ada pengamalannya sebagai tanda pemahaman kita. Mengamalkan hanya salah satu rukun saja, berarti pincang artinya ibadah kita hanya ritual belaka.
Islam mewajibkan setiap muslim untuk terikat dengan syariat Islam ketika kita berbuat. Islam juga bukan sekedar teori belaka, tapi ada aspek amaliahnya. Islam harus saya pahami sebagai akidah dan syariat alias ideologi. Tapi bukan hanya saya tapi kita semua sebagai umat Islam.
  Kalau di tanya tentang Islam, memang saya belum paham dan saya ingin paham bukan hanya sekedar mengenal Islam, apalagi saat ini banyak aliran-aliran yang menyimpang dari agama Islam sendiri, supaya saya tidak ikut-ikutan jadi pengikutnya salah satu jalannya saya harus memahami Islam.
 Saya yakin dengan Islam dan saya juga harus bangga, Islam memberikan jalan kemudahan dengan ayat-ayat cinta dari Allah yang tertuang dalam Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia yang di turunkan melalui malaikat kepada nabi akhirul zaman yakni Nabi Muhammad saw dan sunnah-sunnahnya. kita harus bangga, taukah sebenarnya kaum yahudi sukses-sukses bukan karena kepinterannya atupun mereka cerdas-cerdas. Orang-orang Islam juga banyak yang seperti itu. Melainkan mereka bangga dengan agamanya sendiri yaitu yahudi. Orang kafir jalan keluar bawa-bawa kitab injilnya di tangannya mereka juga bangga, tapi kenapa orang Islam bawa Al-Qur’an malu gak berani, takut di bilang so alim atau so soleh dari pada so-soan. Seharusnya kita bangga, inilah Islam, inilah kitab suciku.
    Siapapun yang beragama, pasti berkata bahwa agama yang di anutnya yang paling benar. Tapi buat saya tidak, Islam bukan agama yang paling benar melainkan Islam adalah agama yang benar. Kalaupun paling benar, jadi ada agama yang benar sebelumnya, karena hanya agama Islam yang benar. Walaupun saya sendiri masih belum paham dengan Islam, sekarang masih dalam proses. Saya yakin pasti Allah memberikan jalan kemudahan bagi saya ataupun umatnya untuk menggapai ridho-Nya, dengan usaha dan do’a.

( oleh Imas Masitoh untuk tugas PAI semester I lalu)

Ada-ada Saja



Part #1 15 Desember 2008
Sore hari yang menenangkan dan melelahkan, hups aku masih mengerjakan pekerjaanku membuat sertifikat. Belum selesai semuanya di frint tiba-tiba komputernya diam tak berkutik membuat penggunanya malah berkutik (wah curang nih!). Tentu saja karena akibat ulah flasdiskku yang banyak virusnya, komputernya kena deh. Semoga kau memaafkannku komputer, eh maksudku kakakku. Karena yang punya komputer kakakku.
Sang malampun tiba, komputernya sudah hidup kembali. Akupun beranjak istirahat sejenak karena ketidaktenangan yang menimpaku tadi sore.
“Komputernya gimana yah? hidup lagi gak yah? Sakitnya parah kayaknya? kasihan komputernya,maksudku kakakku. Aku juga kasihan harus menjawab semua pertanyaan ini n_n”
Namun tiba-tiba HPku nyala, ada sms masuk dari orang yang ternyata aku kenal.
“asw. Antivirus VMJ tu pa yh? alny ssh bgt d hlnginnya.”
“w3.y VMJ tu ssh d hlnginnya, aku  jg lum tau  anti virusny apa,nnt dh ku tnyain ma paguru atw tmen2 d sklh”. Jawabku,tak lama kemudian balesan smspun dating.
“bner yh! D tnggu alny ssh bngt dihlnginny.”
“y insyAllh.”
“ok”
Setelah itu bunyi hp pun tidak terdengar lagi, yang ada malah jadi kufikirkan lagi. Tidak salah kalau di nanya soal virus, karena aku memang dijurusan komputer. Tapi virus yang tadi sore saja yang nyerang komputer kakakku aku belum bisa.
“ Wah bagaimana bisa ini, apa kira-kira antivirusnya? Seganas itukah? Apakah sama virusnya dengan yang tadi sore?” fikirku.
                                                ***
Riuh suara canda dan tawa teman-teman disekeliling kelas. Ditemani kursi yang siap di duduki dan meja yang siap digunakan untuk belajar. Begitu juga pulpen dan buku saling memandang satu dengan yang lainnya seolah-olah ingin bertegur sapa juga dengan pemiliknya.
“Ada pak guru-ada pak guru!” salah satu temanku berlari dari luar ke dalam kelas mencoba untuk memberi tahu teman-teman sekelas. Semuanyapun duduk di kursinya masing-masing dan pak gurupun dengan hebatnya menjelaskan mengenai jaringan komputer hingga tak terasa sudah hamper selesai.
“Silahkan ada yang ingin bertanya?”Tanya pak guru
Akupun langsung teringat dengan apa yang ingin kutanyakan, tapi entah kenapa ragu. Kok bisa jadi seperti ini, kucoba untuk mengangkat tangan, tapi rasanya tangannya tetap saja gak keatas-atas. Mulut ini rasanya sulit untuk di buka, yang ada hati ni dag-dig-dug. Dan pelajaranpun selesai. Eh setelah itu baru bisa teriak. Haaaaaaaaaaaaaaa (Ups)
***
Masih dalam rangka pencarian jawaban, apa ini jawabannya a, b, c, atau d. (wah ngelindur). Sudah tiga hari ini aku belum tahu jawabannya apa. Suatu kali setiap ada kesempatan ingin sekali bertanya pada teman-teman lelaki dikelas karena yang laki-laki lebih tahu biasanya mengenai komputer, tapi hanya bisa ku panggil namanya saja, setiap di tanya ada apa jawabnya tidak ada apa-apa. Karena lagi-lagi ragu untuk ditanyakan.
Malampun tiba,suara sms masuk terdengar ketikaku sedang asyik nonton TV. Akupun membuka smsnya. Ternyata dari yang aku kenal.
“asw.gmn kbrnya?, gmn dh ktmu lum antvirusnya?”
“w3.alhmdllh baik.mf lum ktmu nnti sy ushkn lg.”
“y tlng d crikan yh antvrusnya!”
“insyAllh, mmg biasanya vrus2kya gt ssh d basminya, mlh bkin error j.”
***
Seminggu kemudian, belum ada hasilnya. Dan pada hari minggu saat itu pula tanggal 25 Desember 2008 aku pergi sendiri untuk menghadiri silaturahmi teman-teman pelajar bertempat di serang dengan mengendarai kereta yang menjadi transportasi favorit termasuk aku. Tak terasa tibalah aku disebuah stasiun kereta di Serang, untuk menghepas lelah aku duduk didepan pintu karcis. Tiba-tiba ada perempuan yang sebaya dengan aku menghampiriku, karena melihat identitas di pin yang aku pakai sama dengannya.
Ternyata tujuan kita sama, karena merekalah yang menjadi tamu undangan disilaturahmi ini. Akhirnya kamipun dengan berjalan kaki bersama-sama menuju tempat yang di tuju. Tak terasa karena sambil ngobrol di jalan tiba juga di masjid agung, tapi itu bukan tujuannya hanya kumpulnya di mesjid dan ada yang akan jemput.
Setelah tiba di rumah salah satu pengurus, pelajar di serang. Mulai dari perkenalan sampai tukar pikiran kita lakukan dan menambah hangat pertemuan ini dengan berbagai macam nama,sifat sampai ke makanan dan minuman yang di sungguhkan. Ketika tukar fikiran mengenai keilmuan ataupun pengalaman, salah satu perempuan yang baru aku kenal menerangkan mengenai virus merah jambu. Tapi entah kenapa kata-kata ini tidak asing aku dengar. Setelah aku ingat-ingat dan aku rasa-rasa.
“Virus merah jambu atau VMJ ini bisa menyerang siapa saja tahu” tegas perempuan itu.
Benar saja, tiba-tiba mukaku memerah bak terbakar api, hatiku dag-dig dug tak karuan  “Inikah jawabannya yang aku cari”
Ditambah orang yang menanyakannya itu tertnyata hadir juga, semakin aku ingin tak melihatnya,mendengarnya, ataupunmenyapanya karena malu.kukira VMJ itu virus komputer ternyata virus merah jambu,virus hati. Apa katanya ketika ku balas smsnya, aku mesem-mesem sendiri jadinya ingin ketawa, tapi malu. Mungkin teman-teman baruku yang baru ku kenal aneh melihatku tapi taka pa lah. Meningan aku kabur saja. Eh maksudku pamit pulang, tak kuasa rasanya. Sudahlah cukup aku. Wk wk wk wk
(asrama, oleh : Petang (nama pena dari Imas masitoh))